Optimalkan Website Anda
Diposting oleh : salatigawebCom, - Dibaca: 3767 kali

Bagaimana cara mengoptimalkan website kita agar cepat diakses? Hal ini perlu diantisipasi karna koneksi internet Indonesia yang belum stabil dan kecepatan server hosting itu sendiri.
Kalimat ".. please wait a minutes. loading in progress.." tidak menjamin pengunjung akan setia menunggu. Mereka yang terlalu lama menunggu terbukanya halaman secara penuh, pasti tidak sabar dan kebanyakan langsung menutup website anda. Kalau tidak salah rata-rata lama loading yang baik adalah sekitar 10-25 detik. Lalu konsep apa yang harus kita ketahui agar kita bisa mengoptimalkan kecepatan akses website ?
10 Tips ini adalah Penanggulangan untuk kebanyakan kesalahan yang dilakukan oleh para webmaster dalam pembuatan website seperti saya juga sebagai jasa website :). Saya harap dengan tips trik ini kita bisa mengoptimalkan kembali website kita.
1. Perkecil jumlah HTTP Request
Hindari pemakaian image map server site dan perkecil jumlah script hal-hal lain yang merequest ke server.
2. Gunakan CDN
Content Delivery Network (CDN) adalah network komputer yang terhubung bersama-sama melalui internet yang bekerja sama untuk mengirimkan content kepada user. Berikut situs-situs dan penyedia layanan CDNnya:
amazon.com
Akamai
aol.com
Akamai
ebay.com
Akamai, Mirror Image
msn.com
SAVVIS
myspace.com
Akamai, Limelight
yahoo.com
Akamai
3. Tambahkan Expires header
Browser akan mencocokkan apakah cache di browser sudah kadaluarsa apa belum dan ini akan memakan waktu apabila ternyata cache sudah kadaluarsa. Untuk mencegah ini tambahkan expires date.
<meta http-equiv="expires" content="1" />
4. Buat External Link CSS
Karena banyaknya script CSS dalam halaman web akan menghalangi proses render di browser. Untuk mencegah hal ini, gunakan external link ke file CSS tersendiri melalui penulisan <link href="style/[nama_file_css].css" rel="stylesheet" type="text/css" /> di tag <HEAD> web Anda. Jangan gunakan script @import.
5. Hindari CSS expressions
CSS expressions dikenalkan pertama kali di Explorer 5.0 dan memperbolehkan kita untuk memanggil JavaScript expression ke dalam CSS. Sebagai contohnya adalah CSS expression untuk menentukan posisi elemen div berdasarkan ukuran browser. Menjanjikan memang, tapi silahkan Anda coba sendiri di browser Anda.
Berikut contohnya:
#myDiv {
position: absolute;
width: 100px;
height: 100px;
left: expression(document.body.offsetWidth - 110 + "px");
top: expression(document.body.offsetHeight - 110 + "px");
background: red;
}
" CSS expressions are a powerful (and dangerous) way to set CSS properties dynamically.", High Performance Web Sites by Steve Souders
Masalah yang timbul dengan penggunaan CSS expression adalah, CSS expression ini dijalankan berkali-kali, lebih dari yang diharapkan. Tidak hanya dijalankan saat halaman dirender dan diresize tetapi juga saat halaman di scroll bahkan saat user mengerakkan mouse di halaman web tersebut.
6. Efesienkan dan efektifkan Javascript.
Usahakan semua javascript ditaruh dalam file tersendiri melalui external link javascript, seperti ini:
<script src="contoh_javascript.js?t=1179019634"></script>
Atau anda bisa taruh javascript pada akhir baris sebelum </HEAD> atau juga bisa taruh saat benar-benar dibutuhkan oleh script berikutnya di <BODY>..</BODY>
Akibat dari javascript diletakkan di awal baris <HEAD> adalah munculnya blankscreen putih yang lama saat loading dan tertundanya loading isi konten halaman.
Saran saya: pada script yang membutuhkan pemanggilan proses javascript, deklarasikan Javascript di awal baris script yang membutuhkan tersebut.
7. Perkecil ukuran file Java Script
Dengan salah satu javascript compression tool di bawah ini, Anda bisa menghilangkan whitespaces yang tidak berguna dari file javascript. Dengan demikian ukuran file menjadi kecil dan akan mempercepat waktu download. Dengan tool tersebut Anda juga dapat menghilangkan komentar pribadi terhadap script yang telah Anda buat.
- http://crockford.com/javascript/jsmin
- http://dojotoolkit.org/docs/shrinksafe
8. Sebaik mungkin hindari redirects
9. Hilangkan duplicate scripts
Jangan meng-include script lebih dari sekali. Atau Memasukkan include di fetch array yang akan diload sebanyak x data.
Akibatnya adalah extra HTTP requests (hanya di IE) dan eksekusi script yang berulang. Akibatnya loading halaman menjadi lama. "Akan tetapi kenyataannya sekarang 2 dari 10 website terkemuka masih melakukannya. *Steve Souders "
10. Buat script AJAX bisa di-cache dan kecil
Ajax memang pada awalnya didesain untuk meload konten tertentu tanpa meload halaman secara keseluruhan. Tapi sekarang sepertinya lebih mengarah ke segi interaktifnya. Memang bisa load data tanpa harus refresh page, tapi ingat kembali bagaimana Tampilan Yahoo mail versi beta yang baru(bukan classic) yang loadingnya lama.








